Muharram merupakan bulan pertama dalam kalender Hijriah dan termasuk salah satu dari empat bulan haram (bulan yang dimuliakan) dalam Islam. Bulan ini menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk memperbarui semangat hijrah, meningkatkan kualitas ibadah, dan memperkuat kepedulian sosial kepada sesama.
Keistimewaan Muharram begitu besar hingga Rasulullah ﷺ menyebutnya sebagai “Syahrullah” (Bulan Allah), sebuah penyandaran yang menunjukkan kemuliaan dan keagungan bulan tersebut.
Mengapa Bulan Muharram Istimewa?
Termasuk Empat Bulan Haram yang Dimuliakan Allah
Allah SWT menetapkan empat bulan haram yang memiliki kedudukan istimewa, yaitu Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Pada bulan-bulan ini, umat Islam dianjurkan untuk lebih menjaga diri dari perbuatan dosa dan memperbanyak amal saleh. Pahala kebaikan dilipatgandakan, demikian pula dosa dan kemaksiatan mendapat perhatian yang lebih besar.
Bulan Terbaik untuk Berpuasa Setelah Ramadan
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Puasa yang paling utama setelah Ramadan adalah puasa pada bulan Allah, yaitu Muharram.”
(HR. Muslim)
Hadis ini menunjukkan bahwa Muharram merupakan bulan yang paling utama untuk memperbanyak puasa sunnah setelah Ramadan. Para ulama menjelaskan bahwa semakin banyak puasa yang dilakukan di bulan ini, semakin besar pula keutamaannya.
Terdapat Puasa Asyura yang Menghapus Dosa Setahun
Salah satu amalan yang paling dianjurkan pada bulan Muharram adalah Puasa Asyura pada tanggal 10 Muharram. Rasulullah ﷺ menjelaskan bahwa puasa Asyura menjadi sebab diampuninya dosa-dosa kecil selama satu tahun yang telah berlalu.
Untuk menyelisihi kebiasaan kaum Yahudi, Rasulullah ﷺ juga menganjurkan berpuasa pada tanggal 9 Muharram (Tasu’a) bersama puasa Asyura.
Momentum Memulai Tahun dengan Kebaikan
Sebagai bulan pertama dalam kalender Hijriah, Muharram menjadi saat yang tepat untuk melakukan evaluasi diri dan menyusun target ibadah yang lebih baik. Banyak ulama memandang Muharram sebagai momentum spiritual untuk memperbarui niat, memperkuat keimanan, dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Amalan yang Dianjurkan di Bulan Muharram
Agar memperoleh keberkahan Muharram, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak:
- Puasa sunnah Muharram, khususnya Tasu’a dan Asyura.
- Membaca Al-Qur’an dan mentadabburinya.
- Memperbanyak zikir dan istighfar.
- Bersedekah kepada fakir miskin dan kaum dhuafa.
- Menjalin silaturahmi dan mempererat ukhuwah Islamiyah.
- Melaksanakan shalat sunnah dan qiyamul lail.
- Memperbanyak doa serta memohon ampunan kepada Allah SWT.
- Muharram dan Semangat Kepedulian Sosial

Selain menjadi momentum peningkatan ibadah pribadi, Muharram juga mengajarkan pentingnya kepedulian terhadap sesama. Semangat hijrah yang diwariskan Rasulullah ﷺ bukan hanya berpindah secara fisik, tetapi juga berpindah dari sikap individual menuju kehidupan yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.
Karena itu, Muharram menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat budaya berbagi, membantu kaum dhuafa, mendukung kegiatan dakwah, pendidikan, dan kemaslahatan umat melalui infak dan sedekah.
Peran Masjid Raya Makassar dalam Menyemarakkan Muharram
Sebagai pusat ibadah dan syiar Islam di Sulawesi Selatan, Masjid Raya Makassar mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan bulan Muharram sebagai momentum meningkatkan kualitas keimanan, memperbanyak amal saleh, serta memperkuat solidaritas sosial.
Melalui berbagai kegiatan keagamaan, kajian Islam, program sedekah, dan pembinaan umat, diharapkan semangat Muharram dapat menjadi energi positif dalam membangun masyarakat yang religius, peduli, dan penuh keberkahan.
Bulan Muharram adalah bulan yang sarat dengan kemuliaan dan kesempatan meraih pahala yang besar. Sebagai bulan Allah dan bulan terbaik untuk berpuasa setelah Ramadan, Muharram seharusnya menjadi momentum bagi setiap Muslim untuk memperbanyak ibadah, memperbaiki diri, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
Mariki’ sambut Muharram dengan semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperbanyak amal kebajikan, dan memakmurkan masjid sebagai pusat peradaban umat. Semoga Allah SWT menjadikan kita termasuk hamba-hamba yang memperoleh keberkahan dan ampunan-Nya di bulan yang mulia ini. Aamiin.



