DEWAN
PENGURUS

Dewan
Pembina
Dewan
Pengawas
Pengurus
Harian
Imam
Rawatib

Ketua Umum

DR. H. M.
JUSUF KALLA

Tokoh nasional Indonesia yang dikenal atas kontribusinya dalam pemerintahan, dunia usaha, dan kegiatan kemanusiaan. Lahir di Watampone, Sulawesi Selatan, pada 15 Mei 1942, beliau memiliki pengalaman panjang sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia, mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono (2004–2009) dan Joko Widodo (2014–2019). Selain itu, beliau juga aktif sebagai Ketua Umum Palang Merah Indonesia serta dikenal sebagai tokoh yang berperan dalam berbagai upaya perdamaian di Indonesia.

Dalam perannya sebagai Dewan Pembina Masjid Raya, Jusuf Kalla memberikan arahan strategis dalam pengembangan masjid sebagai pusat ibadah yang tidak hanya berfungsi secara spiritual, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi umat. Beliau mendorong pengelolaan masjid yang adaptif terhadap perkembangan zaman, dengan tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Dengan pengalaman kepemimpinan yang luas serta jaringan nasional dan internasional yang kuat, kehadiran beliau sebagai Dewan Pembina memperkuat tata kelola masjid yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan umat. Peran ini juga memberikan nilai tambah dalam meningkatkan kepercayaan publik serta memperluas sinergi dengan berbagai pihak dalam mendukung kemakmuran masjid.

Wakil Ketua

H. MUH.
AKSA MAHMUD

Pengusaha nasional asal Sulawesi Selatan yang dikenal luas atas kiprahnya dalam dunia bisnis dan kontribusinya terhadap pembangunan daerah. Lahir di Barru, 20 Juli 1945, beliau adalah pendiri dan pemimpin Bosowa Corporation, sebuah grup usaha yang bergerak di berbagai sektor strategis seperti otomotif, semen, properti, dan energi. Kiprahnya menjadikan beliau sebagai salah satu tokoh berpengaruh dalam pengembangan ekonomi kawasan timur Indonesia.

Dalam kapasitasnya sebagai Dewan Pembina Masjid Raya, H. Muh. Aksa Mahmud berperan dalam memberikan arahan strategis serta dukungan terhadap penguatan fungsi masjid sebagai pusat ibadah dan pemberdayaan umat. Dengan latar belakang sebagai pengusaha, beliau turut mendorong pengelolaan masjid yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan, termasuk dalam pengembangan unit-unit usaha berbasis masjid.

Pengalaman, jejaring luas, serta komitmen beliau terhadap kemajuan umat menjadikan kehadiran H. Muh. Aksa Mahmud sebagai Dewan Pembina memberikan nilai tambah dalam mewujudkan tata kelola masjid yang profesional dan berorientasi pada kemaslahatan. Peran ini juga memperkuat sinergi antara masjid dengan dunia usaha dalam mendukung pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat.

Anggota

Prof. Dr.
H.M. SATTAR TABA

Merupakan tokoh profesional yang memiliki pengalaman panjang dalam dunia industri dan pemerintahan. Lahir di Makassar, 12 September 1955, beliau dikenal sebagai mantan pimpinan di berbagai perusahaan strategis, termasuk sebagai Direktur Utama di sejumlah BUMN seperti PT Semen Tonasa, PT Semen Kupang, dan PT Kawasan Berikat Nusantara. Selain itu, beliau juga pernah memimpin perusahaan swasta nasional serta aktif dalam berbagai organisasi sosial dan keagamaan.

Beliau meraih gelar Doktor Ilmu Pemerintahan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) pada tahun 2022 dengan predikat cumlaude sekaligus menjadi lulusan terbaik program doktor. Pencapaian ini mencerminkan komitmen dan dedikasi beliau terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan kontribusi bagi tata kelola pemerintahan yang lebih baik. Dengan pengalaman lebih dari empat dekade di berbagai sektor, beliau memiliki perspektif strategis dalam pengelolaan organisasi dan pembangunan masyarakat.

Dalam kapasitasnya sebagai Dewan Pembina Masjid Raya, Prof. Dr. H. M. Sattar Taba berperan dalam memberikan arahan strategis serta penguatan fungsi masjid sebagai pusat ibadah dan pemberdayaan umat. Dengan latar belakang kepemimpinan yang kuat dan keterlibatan aktif dalam berbagai organisasi keagamaan, beliau turut mendorong tata kelola masjid yang profesional, berkelanjutan, serta berorientasi pada kemaslahatan umat.

Anggota

Ir. H.
RAMDHAN POMANTO

Merupakan tokoh pemerintahan dan profesional di bidang arsitektur yang memiliki kontribusi besar dalam pembangunan Kota Makassar. Lahir di Makassar pada 30 Januari 1964, beliau dikenal sebagai Wali Kota Makassar yang menjabat selama dua periode (2014–2019 dan 2021–2025). Sebelum terjun ke dunia politik, beliau berkarier sebagai arsitek dan dosen di Universitas Hasanuddin serta terlibat dalam berbagai proyek perencanaan kota dan pembangunan infrastruktur strategis.

Dalam kepemimpinannya, Danny Pomanto dikenal sebagai sosok inovatif yang mendorong transformasi kota melalui berbagai program pembangunan berbasis pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan kualitas lingkungan perkotaan. Berbagai capaian, termasuk pertumbuhan ekonomi daerah yang positif serta ratusan penghargaan, menjadi bagian dari rekam jejak kepemimpinannya dalam membangun Makassar sebagai kota modern dan berdaya saing.

Dalam kapasitasnya sebagai Dewan Pembina Masjid Raya, Danny Pomanto memberikan dukungan strategis dalam pengembangan masjid sebagai pusat ibadah sekaligus pusat aktivitas sosial dan pemberdayaan umat. Dengan latar belakang perencanaan kota dan kepemimpinan pemerintahan, beliau turut mendorong pengelolaan masjid yang terintegrasi, modern, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat dan kemaslahatan umat.