MASJIDRAYA-MAKASSAR.ID – UPZ Masjid Raya Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan generasi penerus ulama melalui program Beasiswa Pendidikan Putra-Putri Ulama MUI Sulawesi Selatan.
Penyerahan beasiswa tersebut dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) IX Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan yang berlangsung pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Beasiswa diserahkan langsung oleh Ketua Pengurus Harian Masjid Raya Makassar, Gurutta Dr. H. Baharuddin, AS., MA, kepada para penerima beasiswa.

Sebanyak 5 orang putra-putri ulama MUI Sulawesi Selatan menerima bantuan pendidikan dalam bentuk tabungan BSI masing-masing senilai Rp2 juta. Dengan demikian, total bantuan pendidikan yang disalurkan melalui program ini mencapai Rp10 juta.
Penyerahan beasiswa menjadi salah satu bentuk nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun melalui UPZ Masjid Raya Makassar untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan.
Bagian dari Program “Merdeka Bersama Al-Qur’an”
Program beasiswa bagi putra-putri ulama MUI ini merupakan bagian dari rangkaian program penyaluran UPZ Masjid Raya Makassar selama bulan Agustus 2026 yang dikemas dalam tema “Merdeka Bersama Al-Qur’an”.
Program tersebut dirancang untuk mengisi momentum bulan kemerdekaan dengan kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pendidikan generasi Qur’ani.
Melalui Merdeka Bersama Al-Qur’an, UPZ Masjid Raya Makassar memberikan perhatian kepada dua kelompok penerima manfaat, yaitu putra-putri ulama MU dan santri tahfidz Al-Qur’an.
Semangat yang dibangun adalah bahwa kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai kebebasan dari penjajahan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk membangun generasi yang memiliki akses terhadap pendidikan, dekat dengan Al-Qur’an, serta memiliki kapasitas untuk melanjutkan perjuangan dakwah dan pembangunan umat.
Dukungan pendidikan bagi putra-putri ulama memiliki nilai strategis. Keluarga ulama merupakan bagian penting dalam keberlangsungan pendidikan keislaman dan pembinaan umat di tengah masyarakat.
Karena itu, pemberian beasiswa ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pendidikan penerima sekaligus menjadi bentuk apresiasi dan dukungan terhadap keluarga para ulama yang selama ini berkontribusi dalam kehidupan keagamaan dan sosial masyarakat.
Melalui penyaluran beasiswa dalam bentuk tabungan BSI, penerima manfaat mendapatkan dukungan yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan sesuai dengan kebutuhannya.
Komitmen UPZ Masjid Raya Makassar untuk Pendidikan dan Al-Qur’an
Penyaluran beasiswa ini juga mempertegas peran UPZ Masjid Raya Makassar dalam mengelola dan menyalurkan dana ZIS kepada program-program yang memberikan manfaat berkelanjutan.
Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga dapat menjadi pusat pemberdayaan umat melalui berbagai program sosial, pendidikan, dan keagamaan.
Program Merdeka Bersama Al-Qur’an menjadi salah satu bentuk ikhtiar UPZ Masjid Raya Makassar untuk menghadirkan kebermanfaatan dana ZIS melalui dukungan terhadap pendidikan putra-putri ulama dan santri penghafal Al-Qur’an.
Dengan dukungan para muzaki, donatur, dan jamaah, program-program serupa diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak generasi muda yang mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dan memperkuat hubungan mereka dengan Al-Qur’an.
Penyerahan beasiswa pada Musda IX MUI Sulawesi Selatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara Masjid Raya Makassar, MUI Sulawesi Selatan, dan masyarakat dalam membangun generasi yang berilmu, berakhlak, dan berpegang teguh pada nilai-nilai Al-Qur’an.
Melalui semangat Merdeka Bersama Al-Qur’an, UPZ Masjid Raya Makassar berkomitmen untuk terus menghadirkan program penyaluran ZIS yang tepat sasaran dan menyentuh kebutuhan nyata masyarakat.
Dari masjid, untuk pendidikan. Dari kepedulian, lahir generasi Qur’ani.




