MASJIDRAYA-MAKASSAR.ID – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, hadir langsung melaksanakan salat Isya dan Tarawih berjamaah bersama masyarakat, Selasa (17/3/2026). Kehadiran ini sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan umat dalam memakmurkan masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan.
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa masyarakat tetap diperbolehkan mengumandangkan takbir sebagai bagian dari syiar Islam. Namun, ia mengingatkan agar pelaksanaannya dilakukan secara tertib dan tidak mengganggu ketertiban umum.
“Silakan bertakbir, tetapi tidak dengan konvoi di jalan raya maupun menyalakan petasan,” tegasnya.
Imbauan tersebut bertujuan untuk menjaga keamanan, kenyamanan, serta menciptakan suasana Idulfitri yang lebih khusyuk dan bermartabat di Kota Makassar.
Masjid Raya Makassar Dorong Takbiran Tertib dan Berbasis Masjid
Sebagai pusat kegiatan keagamaan, Masjid Raya Makassar terus mendorong masyarakat untuk memusatkan kegiatan takbiran di lingkungan masjid dan komunitas masing-masing. Pendekatan ini dinilai lebih aman, tertib, serta mampu memperkuat kebersamaan umat.
Selain sebagai tempat ibadah, Masjid Raya Makassar juga berperan sebagai pusat edukasi keagamaan yang membangun kesadaran umat dalam menjalankan ajaran Islam secara seimbang—antara ibadah spiritual dan tanggung jawab sosial.
Perkuat Peran Masjid sebagai Pusat Pembinaan Umat
Safari Ramadhan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran masjid tidak hanya sebagai tempat salat, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat, penguatan nilai keislaman, serta penggerak ketertiban sosial di masyarakat.
Pengurus Masjid Raya Makassar menyambut baik kehadiran Pemerintah Kota sebagai bentuk kolaborasi dalam menciptakan kehidupan beragama yang harmonis, aman, dan berkelanjutan.





